Nawi Ismail: Tokoh Minor Film Kita (Bag. 2)

SEBELUM MENJADI SUTRADARA Nawi dikenal pernah bekerja sebagai figuran, aktor, asisten kameraman, pekerja laboratorium, penulis naskah, produser, dan editor film. Dengan kata lain ia dapat disebut sebagai “pekerja serabutan” sebelum akhirnya menemukan ciri khasnya...

Nawi Ismail: Tokoh Minor Film Kita (Bag. 1)

APA YANG TERLINTAS di benak Anda jika membaca, mendengar sambil mengingat judul-judul film ini: Benyamin Biang Kerok, Samson Betawi, Ratu Amplop, Mana Tahan, sampai Memble Tapi Kece? Benyamin Sueb, Warkop DKI? Jaja Miharja? Ratmi B 29? Lawak dan humor? Lebih lanjut...

Tentang Buku Puisi Terbaru Hamzah Muhammad

Seri diskusi di Blooks merupakan kali kedua saya membahas kumpulan puisi Teori Penciptaan Waktu & 37 Puisi Lainnya karya Hamzah Muhammad (Endnote Press, 2023). Kali pertama sewaktu diskusi yang diselenggarakan oleh penerbit buku itu di Malang pada November 2023...
Pengabdi Kekerasan

Pengabdi Kekerasan

SAYA YAKIN PARA pengguna media sosial Twitter dan Instagram paling tidak sekali dalam masa hidupnya sebagai netizen sempat melihat kiriman serupa di beranda atau laman pencariannya. Baik secara tidak sengaja atau memang karena mengikuti akun-akun yang diabdikan untuk...

Kematian 24 bingkai-per-detik, Kelahiran Nawi Ismail

Kematian 24 bingkai-per-detik, Kelahiran Nawi Ismail

AWAL KELAHIRAN SINEMA merupakan awal dari eksplorasi teknologi pembuatan dan pemutaran gambar bergerak. Sinema lahir saat Auguste dan Louis Lumière (Lumière Bersaudara) memutarkan sepuluh  film di Paris pada 28 Desember 1895. Lumière memperkenalkan cinematographe,...

Nawi Ismail: Sejarah, Komedi, Politik

Nawi Ismail: Sejarah, Komedi, Politik

FILM NASIONAL YANG dirayakan pada 30 Maret merupakan konsep yang penting dalam sejarah perfilman Indonesia karena ia menjadi dasar kebijakan pemerintah yang cenderung diskriminatif dan rasis[1], di masa Orde Baru (lihat “Mempertanyakan Gagasan ‘Film Nasional’”, Thomas...

Tatapan Jenaka Nawi Ismail

Tatapan Jenaka Nawi Ismail

UMI LESTARI MELALUI  buku pertamanya, Biang Kerok Kenikmatan: Nawi dalam Sinema Indonesia, menawarkan tiga hal yang menarik dalam diskusi kajian film di Indonesia, yakni mempertimbangkan posisi Nawi Ismail dalam peta sejarah film Indonesia, memperkenalkan cara lain...